Aku Dan Eksemplar Rindu yang Entah Sudah Sampai Jilid Berapa

Terbangun tengah malam dengan notification facebook dari Tipah: m.facebook.com/story.php?story_fbid=590958417590065&id=100000277364070&refid=48&ref=stream

Kemudian meracaulah aku di twitter tentang rindu. Beberapa potong yang selalu kusisihkan untuk mereka. Asa bertemu-lagi-kemudian-ngobrol-sampai-puas yang selalu kupupuk agar tak kandas. Kenangan yang kubingkai rapi dalam memori agar indah saat dinikmati lagi.

Beberapa twit:

@annisadeui 43m
seriously, i miss them. tipah ipi eka
nanda ajeng prina.

@annisadeui 41m
tipah ajeng dan segala obrolan
malam menjelang tidur yang jika
dibukukan entah sudah jadi berapa
eksemplar. rindu.

@annisadeui 38m
ipi nanda dan semua hal berbau
anak kecil, jajan, uang saku dan
manja yang aku (kayaknya sih) jauh
lebih dewasa dari mereka. rindu.

@annisadeui 36m
nanda tipah dan semua khayalan
mengenai gebetan sempurna yang
nggak kesampaian sampai lulus
SMA. rindu.

@annisadeui 35m
tipah prina dan semua ambisi serta
cita-cita masa depan yang
menyilaukan pemacu semangat
belajar. rindu.

@annisadeui 34m
ipi prina dan semua pertengkaran
rebutan bangku paling kiri nomor
dua dari depan yang cuma
bertahan satu jam pelajaran. rindu.

@annisadeui 31m
prina nanda dan semua kejahatan
nanda terhadap prina yang
akhirnya terbongkar pada akhir
perjalanan kita. rindu.

@annisadeui 28m
ajeng nanda dan semua hal metro
seksual yang mereka geluti aku
cuma anak kecil ingusan yang
tepuk tangan pas nonton mereka
perform. rindu.

@annisadeui 12s
eka dan semua ke-sok-lugu-an-nya yang membuatku makin menjadi-jadi dalam hal membully dan menyayanginya. rindu.

Demikian kira-kira mengenai kita yang masih tersimpan rapi dalam laci memoriku.

Komentar